Press "Enter" to skip to content

BUKAN YUDAS MENGGANTIKAN NABI ISA

Salam hormar,

Saya dapati terjemahan al-quran 4:157 ada berbagai ragam. Saya petik salah satunya iaitu;

dan perkataan mereka
sesungguhnya kami telah membunuh al masih isa putra masyam rasul allah
dan tidak mereka membunuhnya
dan tidak mereka menyalibnya
akan tetapi diserupakan bagi mereka
dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih
padanya benar-benar dalam keragu-raguan daripadanya
apa bagi mereka dengannya
dari pengetahuan
kecuali mengikut persangkaan
dan tidak mereka membunuhnya
yakin.

Setelah merujuk kepada terjemahan yang lain juga, didapati beberapa perkara yang tidak dibincangkan oleh kita, iaitu;

Siapa yang berkata “kami membunuh al masih isa putra maryam rasul allah”, adakah ucapan ini berdasarkan ucapan orang-orang pada masa nabi isa hidup atau diucapkan oleh orang-orang yang berhadapan dengan nabi muhamad.

Saya dapati, orang yahudi tidak begitu mengenali nabi isa, samada sebagai rasul allah dan ada yang tidak mengiktiraf dia sebagai al-masih.

Apabila diselidik lagi, apa yang berlaku ketika itu ialah, mereka (bani israel) menyerahkan nabi isa kepada pemerintah rom, ketika itu negara mereka diperintah bangsa rom. mereka tidak membunuh nabi isa, tetapi pemerintah rom yang menyalib nabi isa.

Bagaimanakah bentuk penyaliban mengikut pengetahuan orang ketika itu, perhatikan, salib yang difahami oleh mereka ialah tiang kayu yang lurus seperti hurug I. Kemudian pemerintah MENAMBAH satu lagi kayu secara bersilang untuk diletakkan perkataan raja orang yahudi. Jika begitu, adakah palang seperti hari ini merupakan salib atau ia bersifat baharu.

Mengenai Yudas yang kita dapati ada banyak riwayatnya, ada yang kata mati gantung diri, ada yang kata jatuh terlengkup. Dan ada satu lagi yang jarang diceritakan. Bagaimana ketiga-tiga cara kematian tidak mengaitkan langsung dengan kematian disalib. Untuk mengetahui cara kematian yang ketiga, perhatikan bible ini;

Yohanes 21:

(20) Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: “Tuan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?”

(21) Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: “Tuan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?

(22) Jawab Yesus: “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”

Ketika apa perbincangan ini berlaku?
Ini berlaku selepas penyaliban nabi isa. Petrus bertanya apa yang akan tejadi kepada Yudas. Apa maknanya? Yudah masih hidup dalam pertemuan rahsia itu. Mereka sengaja khabarkan kepada orang ramai seolah-olah yudas telah khianat kepada nabi isa dan mati, supaya orang tidak menyangka ini ialah muslihat.

Sehinggalah hari ini, orang yahudi tidak yakin adakah nabi isa benar-benar telah mati atau ini hanyalah satu helah supaya orang berhenti mencari salah, dan melupakan saja.

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.