PERBANDINGAN KISAH PENYEMBELIHAN ANAK NABI IBRAHIM MENURUT BIBLE DAN QURAN – BAHAGIAN 2

KITAB KEJADIAN 22:(20-23)

Sesudah itu Abraham mendapat kabar: “Juga Milka telah melahirkan anak-anak lelaki bagi Nahor, saudaramu: Us, anak sulung, dan Bus, adiknya, dan Kemuel, ayah Aram, juga Kesed, Hazo, Pildash, Yidlaf dan Betuel.” Dan Betuel memperanakkan Ribka. Kedelapan orang inilah dilahirkan Milka bagi Nahor, saudara Abraham itu.

As-Saaffaat 37:

112. Dan Kami pula berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh (seorang anak): Ishak, yang akan menjadi Nabi, yang terhitung dari orang-orang yang soleh.

 

 

 

Perhatikan sambungan kisah korban anak nabi Ibrahim ini menurut bible dan quran. Menurut bible, selepas itu nabi Ibrahim mendapat berita kelahiran bapa Ribka, Betuel. Adakah ini bermakna selepas Ishak hendak dikorbangkan, nabi Ibrahim baru mengetahui mengenai kelahiran bapa bakal menantunya atau kelahiran Ribka.

Berbeza dengan quran, selepas terhindar dari gerah menyembelih anak tunggalnya, nabi Ibrahim dapat gambaran kelahiran anaknya yang kedua iaitu nabi Ishak.

Mari kita lihat terjemahan Bahasa Indonesia Sehari Hari 1985

(20) Abraham mempunyai abang yang bernama Nahor. Sesudah kejadian di Gunung Moria itu, Abraham mendengar bahwa Milka, istri Nahor telah mempunyai delapan anak laki-laki, yaitu:

(21) Us, yang sulung; Bus, adiknya; Kemuel, yang kemudian menjadi ayah Aram;

(22) Kesed, Hazo, Pildas, Yidlaf, dan Betuel,

(23) yang kemudian menjadi ayah Ribka. Itulah kedelapan anak yang dilahirkan Milka bagi Nahor, saudara Abraham.

Sila fahami apabila ditulis begini;

Abraham mempunyai abang yang bernama Nahor. Sesudah kejadian di Gunung Moria itu, Abraham mendengar bahwa Milka, istri Nahor telah mempunyai delapan anak laki-laki, yaitu: Us, yang sulung; Bus, adiknya; Kemuel, yang kemudian menjadi ayah Aram; Kesed, Hazo, Pildas, Yidlaf, dan Betuel, yang kemudian menjadi ayah Ribka. Itulah kedelapan anak yang dilahirkan Milka bagi Nahor, saudara Abraham.

 

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

PERBANDINGAN KISAH PENYEMBELIHAN ANAK NABI IBRAHIM MENURUT BIBLE DAN QURAN – BAHAGIAN 1

BIBLE

KITAB KEJADIAN 22:2 dan 7

  • Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”
  • Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: “Bapa.” Sahut Abraham: “Ya, anakku.” Bertanyalah ia: “Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?“

QURAN

As-Saaffaat 37:102

  • Maka ketika anaknya itu sampai (ke peringkat umur yang membolehkan dia) berusaha bersama-sama dengannya, Nabi Ibrahim berkata: “Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahawa aku akan menyembelihmu; maka fikirkanlah apa pendapatmu?”. Anaknya menjawab: “Wahai ayah, jalankanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah, ayah akan mendapati daku dari orang-orang yang sabar“.

  1. Di dalam bible dinyatakan siapakah nama anak tunggal nabi Ibrahim, berbanding al-quran tidak menyatakan nama, siapakah yang akan dikorbangkan. Jika di dalam bible tidak dinyatakan nama anak yang akan dikorbangkan sebagaimana yang terkandung di dalam quran, sudah tentu kita akan memahami kedua-dua ayat dari bible dan quran berkata mengenai nabi Ismail.
  2. Di dalam bible, anaknya bertanyakan satu soalan kepada bapa seolah-olah nabi Ibrahim tidak berterus-terang kepada anak tunggalnya mengenai korban yang akan dilakukan, berbanding dengan quran, nabi Ibrahim telah berterus-terang kepada anaknya mengenai mengorbankan anak sendiri, dan anaknya merestui keadaan itu.

 

 

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

KISAH PENYEMBELIHAN ANAK NABI IBRAHIM – MENURUT BIBLE

KITAB KEJADIAN 22:(1 – 23)

  1. Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya: “Ya, Tuhan.”
  2. Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”
  3. Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
  4. Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.
  5. Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”
  6. Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
  7. Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: “Bapa.” Sahut Abraham: “Ya, anakku.” Bertanyalah ia: “Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?
  8. Sahut Abraham: “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
  9. Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
  10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
  11. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.”
  12. Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”
  13. Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
  14. Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”
  15. Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,
  16. kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri–demikianlah firman TUHAN–: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
  17. maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
  18. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.”
  19. Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.
  20. Sesudah itu Abraham mendapat kabar: “Juga Milka telah melahirkan anak-anak lelaki bagi Nahor, saudaramu:
  21. Us, anak sulung, dan Bus, adiknya, dan Kemuel, ayah Aram,
  22. juga Kesed, Hazo, Pildash, Yidlaf dan Betuel.”
  23. Dan Betuel memperanakkan Ribka. Kedelapan orang inilah dilahirkan Milka bagi Nahor, saudara Abraham itu.
Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

KISAH PENYEMBELIHAN ANAK NABI IBRAHIM – MENURUT QURAN

(As-Saaffaat 37:100 – 113)

  • ” Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku anak yang terhitung dari orang-orang yang soleh!”

 

  • Lalu Kami berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh seorang anak yang penyabar.

 

  • Maka ketika anaknya itu sampai (ke peringkat umur yang membolehkan dia) berusaha bersama-sama dengannya, Nabi Ibrahim berkata: “Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahawa aku akan menyembelihmu; maka fikirkanlah apa pendapatmu?”. Anaknya menjawab: “Wahai ayah, jalankanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah, ayah akan mendapati daku dari orang-orang yang sabar“.

 

  • Setelah keduanya berserah bulat-bulat (menjunjung perintah Allah itu), dan Nabi Ibrahim merebahkan anaknya dengan meletakkan iringan mukanya di atas tompok tanah, (Kami sifatkan Ibrahim – dengan kesungguhan azamnya itu telah menjalankan perintah Kami),

 

  • Serta Kami menyerunya: “Wahai Ibrahim!

 

  • “Engkau telah menyempurnakan maksud mimpi yang engkau lihat itu”. Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.

 

  • Sesungguhnya perintah ini adalah satu ujian yang nyata;

 

  • Dan Kami tebus anaknya itu dengan seekor binatang sembelihan yang besar;

 

  • Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:

 

  • “Salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim!”.

 

  • Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.

 

  • Sesungguhnya Nabi Ibrahim itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.

 

  • Dan Kami pula berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh (seorang anak): Ishak, yang akan menjadi Nabi, yang terhitung dari orang-orang yang soleh.

 

  • Dan Kami limpahi berkat kepadanya dan kepada (anaknya): Ishak; dan di antara zuriat keturunan keduanya ada yang mengerjakan kebaikan, dan ada pula yang berlaku zalim dengan nyata, terhadap dirinya sendiri.

 

 

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

MENCARI RAHSIA KETURAH – BAHAGIAN 4

Dari keturunan siapakah bangsa Midian atau Madyan itu? Kita tahu nabi Musa bernikah dengan anak seorang nabi dari keturunan Midian. Adakah kaum Midian ada hubungan dengan Keturah atau keturunan Hagar. Perhatikan petikan kitab kejadian 37 mengenai kisah nabi Yusof seperti berikut;

  • Kejadian 37:(27) Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini, tetapi janganlah kita apa-apakan dia, karena ia saudara kita, darah daging kita.” Dan saudara-saudaranya mendengarkan perkataannya itu.

 

  • Kejadian 37:(28) Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.

 

  • Kejadian 37:(36) Adapun Yusuf, ia dijual oleh orang Midian itu ke Mesir, kepada Potifar, seorang pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja.

Lihatlah, nama orang Midian dan orang Ismael disebut seolah-olah mereka tidak pasti.

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

MENCARI RAHSIA KETURAH – BAHAGIAN 3

Siapakah keturunan nabi Ibrahim dari keturunan Ketura mengikut kitab Kejadian.

  • Dari Keturah, enam orang anak iaitu Zimran, Yoksan. Medan, Midian, Isybak, dan Suah.
  • Keturunan Zimran, Medan, Isybak, dan Suah tidak diketahui.
  • Yoksan ada dua orang anak iaitu Syeba dan Dedan.
  • Midian ada lima orang anak iaitu Efa, Efer, Henokh, Abida, dan Eldaa.
  • Anak-anak Efa, Efer, Abida, dan Eldaa tidak diketahui.
  • Anak-anak Dedan ialah Asyur, Letush, dan Leum. Anak-anak Letush dan Leum tidak diketahui.

Mengikut sumber kitab Kejadian, hanya tiga nama kerap diceritakan iaitu Syeba, Henokh, dan Asyur. Siapakah mereka bertiga itu?

Kita akan lihat banyak kisah-kisah mengenai mereka bertiga, tetapi kebanyakannya bukan dari keturunan Keturah. Perhatikan beberapa petikan berikut;

  • Keturunan Kush ialah Seba, Hawila, Sabta, Raema dan Sabtekha; anak-anak Raema ialah Syeba dan Dedan.
  • Yoktan memperanakkan Almodad, Selef, Hazar-Mawet dan Yerah, Hadoram, Uzal dan Dikla, Obal, Abimael dan Syeba, Ofir, Hawila dan Yobab; itulah semuanya keturunan Yoktan. – adakah Yoktan dan Yoksan orang yang sama?
  • Isteri nabi Sulaiman juga dikenali sebagai puteri Syeba
  • Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram

Yaacob bernikah dengan anak nabi Ismail. Dapat anak bernama Ruben, anak Ruben ialah Henokh. Ada banyak kisah mengenai Henokh, salah satunya ialah yang ini.

 

 

 

 

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

MENCARI RAHSIA KETURAH – BAHAGIAN 2

Benarkah nabi Ibrahim mempunyai lapan orang anak iaitu Ismail, Ishak, Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak dan Suah. Atau dia hanya mempunyai dua orang anak sahaja iaitu Ismail dan Ishak. Kenapa al-quran tidak pernah menyebut nama anak-anak lain selain Ismail dan Ishak.

Perhatikan petikan ini, iaitu :

Segala puji tertentu bagi Allah Yang telah mengurniakan kepadaku semasa aku tua: Ismail dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanku Maha Mendengar dan Memperkenan doa permohonan. (Ibrahim 14:39)

Ini hanyalah sekadar suatu pertanyaan yang tidak dapat dibuktikan, semoga tuhan tunjukkan jalan.

 

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

MENCARI RAHSIA KETURAH – BAHAGIAN 1

Benar nama Keturah adalah nama yang misteri. Kenapa nama tersebut tiba-tiba muncul saat nabi Ibrahim dijemput tuhannya. Apakah rahsianya, adakah kerana kebencian bani israel kepada keturunan Keturah atau sengaja diada-adakah untuk menyembunyikan keturunan Hagar.

Benarkah Keturah wujud atau hanya nama lain untuk Hagar. jika Keturah sebenarnya tidak wujud, adakah ia akan merubah kisah bangsa melayu dari keturunan nabi Ibrahim? Samada ia datang dari isteri yang bernama Keturah atau Hagar, ia tidak akan merubah sejarah kita kerana biasanya keturunan manusia diukur melalui bapa. Tambahan lagi Hagar adalah bangsa mesir yang masih ada hubungan dengan melayu.

Mudah-mudahan saya diberikan masa untuk membuktikannya.

Bahagian 1 ini mari kita lihat dari sudut nama. Kita lihat empat nama utama iaitu Ibrahim, Sarah, Hagar dan Keturah. Perhatikan empat nama ini, apabila kita rujuk kitab kejadian dari kitab perjanjian lama di dalam bible, kita akan temui bahawa Ibrahim dan Sarah ada dua nama iaitu:

  • Sarai dinamakan Sara dan
  • Abrah dinamakan Abraham.

Tetapi tiba-tiba nama Hagar hilang begitu sahaja tanpa nama kedua dan tiba-tiba Keturah tiba-tiba muncul sebagai isteri Abraham ketika dia hampir meninggal dunia.

Mudah-mudah saya diberi kesempatan untuk sambung di bahagian 2

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.

ENTAH KENAPA PERKATAAN JAWO, KELING DAN RIAU JADI PENTING

Sebelum saya meneruskan tulisan ini, saya mohan jutaan kemaafan daripada pembaca kerana akan menulis isu begini.  Bagaimana akan saya menyatakan apa yang terbuku di hati supaya difahami dengan baik dan tidak mengeruhkan keadaan.

BAB 1

Tidak dapat dinafi bahawa kisah sejarah tanah melayu dipelopori suatu bangsa “melayu” yang saya lihat seolah-olah bukan bangsa melayu tetapi “keling”.  Kenapa istilah keling digunakan bukan india. Bagaimana untuk saya membezakan perkataan ini dalam keadaan yang lebih baik.

Sungguh, pengetahuan kita menjadi bercelaru kerana berbeza kefahaman, dan masing-masing saling mempengaruhi antara satu sama lain. Benarkah keling bermaksud india. Apabila saya rujuk wikipedia, didapati keling ialah filipina, tetapi sebelum ini saya ingat india. Tetapi apa yang saya maksudkan keling di sini ialah bangsa yang mendakwa dirinya melayu juga. Bangsa ini, saya lihat seperti mendominasi pentadbiran tanah melayu semenjak dahulu lagi. Persoalannya kenapa????

Dan kenapa ada pepetah yang mengatakan “jika jumpa ular dan keling, lebih baik katok keling dulu”

Dan kenapa bangsa melayu ini banyak terdapat di dua negeri iaitu melaka dan pulau pinang.

BAB 2

Saya orang kelantan. Dari apa yang saya selalu dengar, dikatakan orang kelantan tidak berapa ngam dengan orang jawo. Entah kenapa, dituduh bangsa kelantan tidak ngam dengan jawo sedangkan beberapa kajian orang kelantan, mereka mengatakan bangsa jawo ada hubungan darah dengan orang kelantan. Malah kami berkongsi adat yang sama iaitu wayang kulit dan kain batik.

Jawo dan riau, walaupun kedua-duanya indonesia, mereka bukanlah satu bangsa, biasa orang jawo kata riau sebagai melayu seperti orang melayu di tanah melayu sedangkan saya tidak merasakan riau bangsa saya.  Pakaian orang riau berbeza dengan jawo, dikatakan pakaian tradisional riau sama seperti pakaian tradisional melayu tetapi saya lihat datok-nenek saya tidak memakai pakaina seperti mereka malah saya lihat lebih hampir kepada jawo.

Kenapa ada ungkapan ini, “orang Jawa totok mengaku bahawa mereka tak tahu siapa Patih Gajah Mada ini, tetapi sombong tak mahu mengaku dia ni orang Kelantan”

BAB 3

Kita sudah ketahui, bangsa johor adalah keturunan bangsa riau. Keturunan bangsa inilah yang membentuk keturunan di pantai barat di selangor dan negeri sembilan. Entah kenapa saya merasakan bangsa inilah yang cuba menjajah tanah melayu dengan alasan mereka juga orang malaysia. Pengaruh riau begitu kuat dirasakan di pantai barat sehingga keluarga saya ingat inilah keturunan kita, Inilah melayu yang sebenar semenjak dahulu lagi.

Bagaimana saya boleh menjadi faham bahawa budaya ini budaya nenek-moyang saya sedangkan, semenjak dulu lagi mereka bercerita kisah wayang kulit dan memakai kain batik jawo.

Suka(0)Tak Suka(0)
Is this Post useful? Useful Useless 0 of 0 people say this Post is useful.